INFO HARGA IKAN (14 APRIL 2009) Cucut Lanyam Rp. 14.000 Cucut Allopi Rp. 9.000 Pari Burung Rp. 7.000 Pari Kembang Rp. 11.000 Bawal Hitam Rp. 30.000 Alu-Alu Rp. 10.000 Selar Bentong Rp. 18.000 Selar Kuning Rp. 14.000 Tetengkek/singkur Rp. 13.000 Tembang/tamban Rp. 5.000 Lemuru/dencis Rp. 7.000 Golok2/parang2 Rp. 11.000 Kembung Rp.15.000 Tenggiri Papan Rp.33.000 Tenggiri narrow Rp.30.000 Tongkol Kawa–kawa Rp.13.000 Bambangan/merah Rp.32.000 Kerapu Karang Rp.16.000 Kerapu Sunu Rp. 65.000 Kwee/bulat Rp.18.000 Manyung/gagok Rp.12.000 Kurisi Rp.16.000, Talang-Talang Rp.15.000 Cumi-Cumi Rp.20.000 Layaran Rp.14.000 Dellah /Ekor Kuning Rp.14.000 Rajungan Rp.27.500 Udang Barong Rp.60.000 Lain-lain Rp.6.000 Sumber data : Pusat Data Statistik PPN Sungailiat

Minggu, 14 Desember 2008

Volume Produksi Ikan Th. 2007

Semakin berkembangnya perikanan tangkap di Pelabuhan Perikanan Pantai Sungailiat turut mendorong meningkatnya permintaan terhadap produk hasil tangkapan. Hal ini semakin mempergiat nelayan dalam upayanya meningkatkan kuantitas produksi hasil tangkapan sehingga dapat memenuhi permintaan pasar, baik lokal maupun ekspor. Volume produksi ikan tahun 2007 di PPP Sungailiat dapat dilihat pada tabel 12 di bawah ini.

Tabel 12. Volume Produksi Ikan Tahun 2007




Bulan Produksi Ikan (kg) Nilai (Rp)
Januari 186.931 2.259.968.250
Pebruari 226.400 3.434.334.000
Maret 343.821 4.508.936.500
April 408.846 5.781.088.000
Mei 544.735 9.451.105.000
Juni 372.817 5.383.108.000
Juli 409.124 6.661.819.750
Agustus 408.148 6.608.180.000
September 400.817 6.420.183.500
Oktober 449.112 6.678.465.000
Nopember 514.292 7.983.278.730
Desember 375.428 6.376.506.980
Jumlah 4.640.471 71.546.973.710


Grafik Volume Produksi Ikan Tahun 2007


(gambar 17)

Tabel 12 dan Gambar 17 di atas menunjukkan volume produksi ikan tahun 2007. Produksi tertinggi sebanyak 544.735 ton yaitu pada bulan Mei sedangkan produksi terendah yaitu pada bulan Januari sebanyak 186.931 ton, dengan rata-rata produksi per bulan sebanyak 386.706 ton. Produksi hasil tangkapan yang didaratkan di PPP Sungailiat mengalami fluktuasi tiap bulannya. Kenaikan tertinggi terjadi pada bulan Mei sebesar 51,86% dan penurunan produksi terendah terjadi pada bulan Juni sebesar 31,56%. Berikutnya, bulan Juli-November, produksi ikan terus meningkat walaupun tidak terlalu besar, kenaikan tidak melebihi 14%. Dan akhir bulan Desember, produksi mengalami penurunan sebesar 27% (138.864 ton).

Tabel 13. Nilai Produksi Ikan Tahun 2002-2007


NO. TAHUN Produksi Ikan (ton) Fluktuasi (%) Nilai (Rp)
1. 2002 3.388,95 0 22.836.960,0
2. 2003 3.229,65 -4,70 18.248.851,3
3. 2004 4.324,95 33,91 30.088.564,0
4. 2005 3.629,75 -16,07 32.274.929,5
5. 2006 3.926,06 8,16 45.412.336,3
6. 2007 4.640,47 18,20 71.661.217,5



Gambar 19. Volume Produksi Ikan Tahun 2002-2007 di PPP Sungailiat

Daerah penangkapan ikan nelayan-nelayan yang mendaratkan hasil tangkapan di PPP yaitu Wilayah Pengelolaan Perikanan (WPP) Laut Cina Selatan atau LCS-02. Selama kurun waktu enam tahun terakhir, telah terjadi peningkatan sebesar 73% produksi hasil tangkapan, yaitu pada tahun 2002 yang produksinya sebanyak 3.388,95 ton menjadi 4.640,47 ton di akhir tahun 2007. Hal ini mengindikasikan semakin meningkatnya permintaan pasar terhadap produk perikanan, walaupun dalam rentang 2003-2005 tetap terjadi fluktuasi, tetapi penurunan produksi tidak besar, hanya berkisar antara 4-16%, sementara kenaikan yang yang terjadi cukup signifikan yaitu pada tahun 2004 naik sebesar 33,91% dan pada tahun 2007 naik sebesar 18,20%.
Nilai produksi hasil tangkapan tertinggi terjadi pada tahun 2007 yaitu Rp.71.661.217,00 diibandingkan enam tahun yang lalu, yaitu tahun 2002 yang berjumlah Rp. 22.836.960,00 nilai tersebut naik sebanyak Rp. 48.824.257,00 atau sebesar 214%. Hal ini antara lain dipengaruhi meningkatnya permintaan konsumen terhadap produk perikanan baik segar maupun olahan sehingga semakin mempergiat upaya penangkapan ikan bagi nelayan. Selain itu, kenaikan harga beberapa jenis ikan juga menjadi salah satu faktor penyebab kenaikan nilai produksi.
Nilai produksi sempat turun sebesar 20% pada tahun 2003, hal ini antara lain disebabkan kuantitas produksi yang juga menurun. Namun, di tahun berikutnya, 2004-2007, nilai terus beranjak naik dengan jumlah yang cukup signifikan, berturut-turut kenaikan nilai produksi yaitu: tahun 2004 sebesar 64,87%, tahun 2005 sebesar 7,26%, tahun 2006 sebesar 40,70%, dan tahun 2007 sebesar 57,80%.

Tabel 14. Komposisi Produksi Per Jenis Alat Tangkap TH. 2007

Bulan Pancing (kg) Payang (kg) Gilnyut (kg) Giltap (kg) Purseine (kg) Bubu (kg) Jumlah (kg)
Januari 44.683 79.514 14.945 19.208 9.212 13.358 180.920
Pebruari 62.290 80.077 24.572 23.594 15.675 20.192 226.400
Maret 89.542 119.314 37.842 46.652 24.877 20.640 338.867
April 133.594 102.359 42.576 54.296 46.051 27.480 406.356
Mei 139.943 145.493 52.766 121.851 34.723 49.959 544.735
Juni 82.027 123.953 19.755 81.267 25.681 40.134 372.817
Juli 98.417 108.232 37.856 93.960 29.000 41.659 409.125
Agustus 98.927 114.837 39.398 78.987 36.219 39.780 408.148
September 91.482 115.037 50.716 77.531 29.343 36.708 400.817
Oktober 86.874 127.049 78.172 78.691 46.656 31.670 449.112
Nopember 96.361 139.891 71.558 108.762 57.244 40.476 514.292
Desember 90.574 87.417 53.740 72.429 37.868 33.391 375.419




0 komentar: